Minggu, 25 Maret 2018

Musyawarah Pimpinan Wilayah I DIY 24 Maret hingga 25 Maret 2018

Musyawarah Pimpinan Wilayah I DIY
 24 Maret hingga 25 Maret 2018
Dalam acara Musyawarah Pimpinan Wilayah I DIY. Sidang Musypimwil I DIY berlangsung selama dua hari mulai 24 Maret hingga 25 Maret 2018 bertempat di Convention Hall Asri Medical Centre (AMC) Yogyakarta, yang diadakan ‘Aisyiyah beberapa hari yang lalu.

Dengan tema “Gerakan Pemberdayaan Ekonomi Perempuan dan Perlindungan Sosial untuk Kemajuan Bangsa”. Acara tersebut diikuti oleh anggota Pimpinan Wilayah, utusan dari Pimpinan Daerah dan Cabang ‘Aisyiyah se-DIY serta pimpinan amal usaha yang dikelola langsung oleh Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah DIY. Dan dari pihak PWNA hadir pula mbk nunung damayanti beserta mbk hanifa kasih yang ikut meramaikan acara MusPimWil DIY 2018.
Dalam sambutannya Siti Noordjannah mengatakan bahwa ‘Aisyiyah di DIY harus bisa menjadi leader gerakan perempuan berkemajuan yang bisa membantu memecahkan berbagai persoalan dan itulah yang menjadi peneguhan posisi ‘Aisyiyah. “Sesuai dengan keputusan Tanwir I, kita harus menjalankan posisi dan peran ‘Aisyiyah sebagai gerakan perempuan muslim yang progresif dengan berpijak pada pandangan islam berkemajuan untuk menjalankan misi dakwah serta berkiprah menyelesaikan problem-problem keummatan, kebangsaan, kemanusiaan secara lebih progresif dan dinamis.
Musypimwil I ‘Aisyiyah kali ini menjadi ajang melakukan evaluasi dan merumuskan strategi implementasi dakwah ‘Aisyiyah. Selain agenda materi pokok berupa laporan dinamika gerakan ‘Aisyiyah DIY, juga akan disampaikan materi umum dalam bentuk ceramah panel.
Panel pertama tentang Ketahanan Keluarga sebagai Pilar Kemajuan Bangsa dengan panelis Wakil Gubernur DIY dan MPR RI. Kemudian panel kedua tentang Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Bidang Sosial dan Ekonomi DIY dan Sinergi ‘Aisyiyah dengan panelis BAPPEDA DIY dan Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah.
Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah berharap dalam musypimwil kali ini menghasilkan keputusan-keputusan program yang kreatif, inovatif, dan variatif untuk memajukan dakwah ‘Aisyiyah 

Selasa, 20 Maret 2018

DEPARTEMEN ORGANISASI WORKSHOP MANAJEMEN ORGANISASI 17 MARET 2018



DEPARTEMEN ORGANISASI
WORKSHOP MANAJEMEN ORGANISASI 17 MARET 2018



Sikap hidup dalam organisasi dapat dikenali melalui pemikiran pemikirannya yang berbeda dari manusia yang lainnya. Dalam menentukan posisi etis intelektualnya, ditengah arus kepentingan dan kompleksitas perubahan, maka pegangan atas nilai nilai dasar yang dipercayai dalam suatu organisasi menjadi sangat penting dan tafsiran yang mengacu pada pijakan pengalaman pengalaman nyata yang dihadapi akan mampu menggerus erosi zaman.

Maka Pimpinan wilayah Nasyiatul Aisyiyah Yogyakarta pada 17 Maret 2018 melangsungkan workshop manajemen organisasi yang dihadiri oleh berbagai Pimpinan Nasyiah Yogyakarta, baik dari pimpinan daerah, cabang hingga ranting. Kondisi ini menunjukkan betapa kekuatan dan kerekatan antara tiap tiap kader yang bersenandung dalam rangkaian workshop manajemen organisasi dan dipayungi oleh Muhammadiyah, akan mampu memberikan warna tersendiri dalam kehidupan bermasyarakat.


Workshop manajemen organisasi kali ini  membahas tertib administrasi. Yang mana tertib administrasi menjadi salah satu indikator penting dalam ketahanan organisasi, selain itu tertib administrasi anggota juga merupakan hal yang harus benar benar diperhatikan, karena dengan adanya tertib administrasi maupun anggota hal ini menunjukkan seberapa besar “ghiroh” kader kader NA dalam bernasyiah untuk ummat.
Ada yang menarik dalam agenda workshop kali ini, adalah “Gerakan Seribu Ranting NA”, yakni mengoptimalkan potensi ranting dalam bernasyiah melalui berbagai strategi yang mengacu pada dasar tujuan muhammadiyah. Gerakan berjamaah ini untuk mengoptimalkan sumber daya potensi pimpinan NA kader Muhammadiyah dan sumber daya organisasi dalam menggairahkan keaktifan dan mengembangkan ranting.

Kondisi ini menjadikan kreativitas yang lahir dari daya pikir seorang kader akan menumbuhkan satu bahkan sejuta kader yang mumpuni dalam menggerakkan konstruksi berfikir ummat untuk kemajuan zaman, oleh karenanya “Gerakan Seribu Ranting NA” patutlah kita apresiasikan bersama.
 

BAITUL ARQOM PIMPINAN WILAYAH NASYIATUL ASIYIYAH YOGYAKARTA BEKERJASAMA DENGAN PIMPINAN WILAYAH PEMUDA MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA



BAITUL ARQOM PIMPINAN WILAYAH NASYIATUL ASIYIYAH YOGYAKARTA BEKERJASAMA DENGAN PIMPINAN WILAYAH PEMUDA MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA


 
Beberapa waktu lalu PWNA DIY bekerjasama dengan PWPM DIY melakukan Baitul Arqom dengan peserta lebih dari 60. Kegiatan ini berlangsung di daerah Kulon Progo, tepatnya di Dolan Ndeso Boro.


“Kegiatan Baitul Arqam  ini terlaksana dengan baik berkat kerjasama banyak pihak.  dalam kegiatan Baitul Arqom ini hadir Bpk. Afnan sebagai pembicara, selain itu hadir pula Bpk. Muh. Zaenal, serta Bpk. Untung Cahyono yang memberikan pemaparan ideologi kader.

Dalam rangka meneguhkan ideologi dan kapasitas personal, para peserta BA  disuguhi  materi. Di antaranya materi “Konsep Peneguhan IDeologi Kader, Muqadimah Anggaran dasar Muhammadiyah "Makna Otentik dan Kontesktualitasnya di Era kekinian. Hasil dari kajian ini selanjutnya dilakukanlah forum group discussion. FGD ini bertujuan untuk melakukan diskusi tentang kajian kajian yang telah diberikan dalam pemaparan oleh beberapa pembiacara sebelumnya.

Harapannya dalam mengikuti BA ini silahturahmi dan persaudaraan antar kader tetap terjalin, serta mendapatkan ilmu dari hasil Baitul Arqom ini.

MILAD KE-107 MUHAMMADIYAH

Milad ke 107 Muhammadiyah yang diadakan di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) tepatnya Senin 18 November 2019 dan di...